Kamis, 09 Juli 2015
Minggu, 28 Juni 2015
Pengumuman Pemenang "Kompetisi Quote" Eps. 1
Haloo..
Selamat Malam Semuaa, Insan Cerdas Indonesia. :)
dari tadi nengokin Ini teruus yaaa.. :D
oke Tak perlu nunggu lama. Admin akan Kasih tahu yang jadi Pemenangnya siapa. yang belum dapet pulsa, gak papa yaa.. tenang ada Episode 2 ko!!!
Ini Dia Pemenangnya..!! (mendapatkan Pulsa+Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan")
1. Gibran Ruslandi.
2. Niamatul Azizah.
Eiiitttsss...!! tadi para tim penilai juga ngasih nih QUOTE TERFAVORIT..!!! ( mendapatkan Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan" saja)
1. Karina Shofia Putri
2. Sahira Azzahra
3. Marsih Ttumandzucllue
4. Sigit Wahyu
5. Adillah Firdaus
SELAMATTT YAAAA!!!
untuk para pemenang dan Quote Favorite >> LANGSUNG KONFIRMASI KE ADMIN SEKARANG JUGAA..
Selamat Malam Semuaa, Insan Cerdas Indonesia. :)
dari tadi nengokin Ini teruus yaaa.. :D
oke Tak perlu nunggu lama. Admin akan Kasih tahu yang jadi Pemenangnya siapa. yang belum dapet pulsa, gak papa yaa.. tenang ada Episode 2 ko!!!
Ini Dia Pemenangnya..!! (mendapatkan Pulsa+Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan")
1. Gibran Ruslandi.
2. Niamatul Azizah.
Eiiitttsss...!! tadi para tim penilai juga ngasih nih QUOTE TERFAVORIT..!!! ( mendapatkan Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan" saja)
1. Karina Shofia Putri
2. Sahira Azzahra
3. Marsih Ttumandzucllue
4. Sigit Wahyu
5. Adillah Firdaus
SELAMATTT YAAAA!!!
untuk para pemenang dan Quote Favorite >> LANGSUNG KONFIRMASI KE ADMIN SEKARANG JUGAA..
Sabtu, 27 Juni 2015
Kompeetisi Quote Cerdas
Selamat Pagi Menjelang Siang!! :)
Salam Cerdas anak Bangsa
Admin mau bagi-bagi Pulsa+Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan" secara GRATIS.
Eiiiittttssss.. tapi ada tantangannya niihh.
Admin mau tantang kalian untuk mebuat 1 Quote (Kata Mutiara)
dengan ketentuan :
1. Add account Fb ini https://www.facebook.com/kedasyatan.otakkanan duluu..
2. Update 1 Quote paling BIJAK, paling KEREN dan paling CERDAS, dengan tema "KECERDASAN" kalian di akun masing-masing (1 akun 1 quote).
3. Tag akun ini https://www.facebook.com/kedasyatan.otakkanan kedalam potingan Quote kalian.
4. sisipkan Hastag #QuoteCerdas #OtakKanan #indCerdas
Share Quote kalian dari mulai terbitnya Post ini, sampai Pukul 17:00 WIB Tanggal 28 JUNI 2015 pemenang akan di umumkan pada pukul 21:00 WIB dan pengumuman akan di posting di tanggal 29 JUNI 2015 ini.
2 Quote paling KEREN. BIJAK. dan CERDAS. akan dinobatkan menjadi pemenang
ayoooo tunggu apalagi.. SHARE kata-kata Bijak kalian, jangan sampai Indonesia tertunda untuk cerdas :)
Share ke teman-teman kalian juga yaa... siapa yahu, mereka punya kata-kata yang lebih bijak :)
Terima Kasih smile emotikon
NB: semua quote akan disimpan dan nantinya akan menjadi santapan harian anak bangsa (tanpa mengubah yang berdalil)
TANTANGAN INI GRATIS DAN BERSIFAT UMUM...
Salam Cerdas anak Bangsa
Admin mau bagi-bagi Pulsa+Ebook Trial "Kedasyatan Otak Kanan" secara GRATIS.
Eiiiittttssss.. tapi ada tantangannya niihh.
Admin mau tantang kalian untuk mebuat 1 Quote (Kata Mutiara)
dengan ketentuan :
1. Add account Fb ini https://www.facebook.com/kedasyatan.otakkanan duluu..
2. Update 1 Quote paling BIJAK, paling KEREN dan paling CERDAS, dengan tema "KECERDASAN" kalian di akun masing-masing (1 akun 1 quote).
3. Tag akun ini https://www.facebook.com/kedasyatan.otakkanan kedalam potingan Quote kalian.
4. sisipkan Hastag #QuoteCerdas #OtakKanan #indCerdas
Share Quote kalian dari mulai terbitnya Post ini, sampai Pukul 17:00 WIB Tanggal 28 JUNI 2015 pemenang akan di umumkan pada pukul 21:00 WIB dan pengumuman akan di posting di tanggal 29 JUNI 2015 ini.
2 Quote paling KEREN. BIJAK. dan CERDAS. akan dinobatkan menjadi pemenang
ayoooo tunggu apalagi.. SHARE kata-kata Bijak kalian, jangan sampai Indonesia tertunda untuk cerdas :)
Share ke teman-teman kalian juga yaa... siapa yahu, mereka punya kata-kata yang lebih bijak :)
Terima Kasih smile emotikon
NB: semua quote akan disimpan dan nantinya akan menjadi santapan harian anak bangsa (tanpa mengubah yang berdalil)
TANTANGAN INI GRATIS DAN BERSIFAT UMUM...
Kamis, 25 Juni 2015
5 Cara Sederhana Meningkatkan Kecerdasan Anda
Otak anda membutuhkan latihan
layaknya otot. Jika anda sering menggunakannya dan dengan cara yang tepat, anda
akan menjadi seorang pemikir yang terampil dan juga akan meningkatkan kemampuan
anda untuk lebih berkonsentrasi. Tetapi jika anda tidak pernah menggunakan otak
anda, atau menyalahgunakannya dengan bahan kimia berbahaya, kemampuan anda
untuk berpikir dan belajar akan memburuk.
Berikut adalah 5 cara sederhana jika
anda ingin lebih produktif :
1. Minimalkan Waktu Menonton
Televisi
Ini adalah kebiasaan yang cukup
sulit untuk dirubah. Orang-orang cukup suka berdiam di depan televisi.
Masalahnya adalah menonton televisi tidak melatih kapasitas mental anda atau
memungkinkan untuk mengisi ulang baterai anda. Ini seperti memiliki energi yang
tersedot keluar namun kita tidak memperoleh manfaatnya. Tidakkah anda merasa
terkuras setelah beberapa jam menonton televisi? Mata anda sakit dan lelah
karena terfokus pada kotak cahaya untuk waktu yang cukup lama. Anda bahkan
tidak punya energi untuk membaca buku.
Ketika anda merasa santai, cobalah
membaca buku sebagai gantinya. Jika anda terlalu lelah, cobalah dengarkan
musik. Ketika anda sedang bersama teman atau keluarga, tinggalkan televisi dan
lakukan percakapan. Lakukan hal-hal ini dengan porsi yang lebih besar dibanding
menonton televisi dan biarkan diri anda untuk lebih santai.
2. Berolahraga
Dulu saya sempat terpikir untuk
belajar lebih banyak dengan tidakberolahraga dan menggunakan waktu untuk
membaca buku sebagai gantinya. Tapi kemudian saya menyadari bahwa waktu yang
dihabiskan untuk berolahraga selalu mengarah pada pembelajaran yang lebih besar
karena meningkatkan produktivitas setelahnya. Melatih tubuh akan membersihkan
otak anda dan menciptakan gelombang energi. Setelah itu, anda akan merasa segar
kembali dan dapat berkonsentrasi dengan lebih mudah.
3. Baca Buku yang Menantang
Banyak orang senang membaca novel
fiksi yang menegangkan, namun umumnya buku-buku semacam ini tidak merangsang
mental. Jika anda ingin meningkatkan daya pikir dan kemampuan menulis, anda
harus membaca buku-buku yang membuat anda fokus. Membaca novel klasik dapat
mengubah pandangan anda tentang dunia dan akan membuat anda berpikir lebih
tepat. Luangkan waktu anda, baca kembali bila diperlukan, dan anda akan segera
terbiasa dengan gaya penulis.
Setelah anda terbiasa membaca
buku-buku yang menantang, saya pikir anda akan menemukan bahwa anda tidak akan
tergoda untuk kembali pada novel-novel sebelumnya. Tantangan belajar ide-ide
baru jauh lebih menarik daripada ketegangan membaca novel-novel thriller.
4. Lekas untuk Tidur, Lekas untuk
Bangun
Jauh lebih sulit untuk
berkonsentrasi jika anda kurang tidur. Anda akan merasa segar jika anda pergi
tidur lebih awal dan tidak tidur lebih dari 8 jam. Jika anda tidur sampai larut
malam akan mengakibatkan anda bangun dengan lesu dan mengalami kesulitan
berkonsentrasi. Dalam pengalaman saya, pagi hari adalah saat yang paling
produktif. Bangun lebih awal memberikan anda jam lebih produktif dan memaksimalkan
ketajaman mental anda sepanjang hari.
Jika anda memiliki kesempatan, ambil
tidur siang 10-20 menit ketika anda terserang dengan gelombang rasa kantuk.
Jika anda memaksakan diri akan membuat anda lesu, tetapi tidur siang singkat
akan menyegarkan anda.
5. Luangkan Waktu untuk Berefleksi
Seringkali hidup kita menjadi
demikian sibuknya hingga kita menjadi kewalahan, bahkan tanpa kita
menyadarinya. Kita menjadi sulit untuk berkonsentrasi karena terus terganggu
oleh pikiran yang mengomel. Luangkan waktu untuk menyendiri dan berefleksi,
yang akan memberikan anda kesempatan mengatur pikiran dan memprioritaskan
tanggung jawab anda. Setelah itu, anda akan memiliki pemahaman yang lebih baik
tentang apa yang penting dan apa yang tidak. Hal-hal yang tidak penting tidak
akan mengganggu anda lagi dan beban pikiran anda akan berkurang.
Saya tidak mengatakan anda harus
duduk di lantai bersila dengan tangan membuka keatas. Apa pun yang memungkinkan
dalam kesendirian untuk waktu yang lama bisa anda lakukan. Saya biasa melakukannya
dengan berjalan-jalan sendirian. Lakukan percobaan untuk menemukan aktivitas
refleksi yang tepat untuk anda.
dan yang paling ampuh untuk
meningkatkan kecerdasan bisa di klik menu di atas CARA MENGHAFAL CEPAT dan download
ebook gratis disini
Minggu, 30 November 2014
SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
1.
Pengertan
Sumber Daya Manusia
Sumber daya
manusia atau biasa disingkat menjadi SDM potensi yang terkandung dalam diri
manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk social yang adaptif dan
transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang
terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan
yang seimbang dan berkelanjutan. Dalam pengertian praktis sehari-hari, SDM
lebih dimengerti sebagai bagian integral dari sistem yang membentuk suatu
organisasi. Oleh karena itu, dalam bidang kajian psikologi, para praktisi SDM
harus mengambil penjurusan industri dan organisasi.
Dapat
disimpulkan bahwa pengertian SDM itu :
·
Sumber
Daya Manusia(SDM) adalah manusia yang bekerja dilingkungan suatu
organisasi(disebut juga personil, tenaga kerja, pekerja atau karyawan).
·
Sumber
Daya Manusia adalah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalamme
wujudkan eksistensinya.
·
Sumber
Daya Manusia(SDM) adalah potensi yang merupakan asset dan berfungsi sebagai
modal (non material/non finansial) didalam organisasi bisnis, yang dapat
diwujudkan menjadi potensi nyata(real) secara fisik dan non fisik dalam
mewujudkan eksistensi organisasi.
Sebagai ilmu,
SDM dipelajari dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM). Dalam bidang ilmu
ini, terjadi sintesa antara ilmu manajemen dan psikologi. Mengingat struktur
SDM dalam industri-organisasi dipelajari oleh ilmu manajemen, sementara
manusia-nya sebagai subyek pelaku adalah bidang kajian ilmu psikologi.
Sedangkan, arti
dari Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) itu adalah ilmu dan seni
mengatu hubungan dan peran tenaga kerjan agar efektif dan efisien membantu
terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan perusahaan.
Pengertian
Manajemen Sumber Daya Manusia Menurut para ahli :
·
Mary
Parker Follett
Manajemen
Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi
melalui pengaturan orang-orang lain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang
diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu
sendiri.
·
Edwin
B. Flippo
Manajemen
Sumber Daya Manusia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan
kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi,
pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai
tujuan individu, organisasi dan masyarakat
·
French
Manajemen
Personalia adalah penarikan, seleksi, pengembangan, penggunaan dan pemeliharaan
sumber daya manusia oleh organisasi.
·
A.F.
Stoner
Manajemen
sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan
untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat
untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi
memerlukannya.
2.
Tugas
SDM dalam Perusahaan
1.
Melakukan
persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
a.
Persiapan
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.
Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan / forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.
b.
Rekrutmen
tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperlukan analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / JOB description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperlukan analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / JOB description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.
c.
Seleksi
tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.
2.
Pengembangan
dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
3.
Memberikan
kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu
kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu
3.
Konsep
SDM
SDM atau HR adalah usaha/ kerja yang dapat diberikan manusiadalam
proses produksi. Atau manusia yang mampu bekerja untuk memberikan jasa/ usaha
kerja/ nilai ekonomi, yang mencerminkan pada kualitas SDM (Non-fisik) dan
Kuantitas SDM (fisik), biasanya diukur dengan usia (PUK=TK=Manpower/WAP).
SDM dpat dilihat dari 2 aspek ;
1.
Aspek
kuantitas ; menyangkut jumlah (TK) yang konstribusinya kurang penting dalam
pembangunan, bahkan dapat menjadi beban pembangunan bila kualitasnya randah.
2.
Aspek
Kualitas ; menyangkut mutu SDM, baik kemampuan fisik atau non-fisik
(kecerdasan dan metal spiritual).
Oleh karena itu, untuk kepentingan akselerasi pembangunan,
makapeningkatan kualitas SDM merupakan prasyarat utama.
Setidaknya,
ada 3 konsep mengenai SDM, yaitu ;
1.
SDM
=> Manusia yang bekerja dilingkungan suatu organisasi (disebut : karyawan,
pegawai, Tenaga kerja, personil, dll).
2.
SDM
=> Potensi Manusiawi sebagai penggerak organisasi dalam mewujudkan
eksitensinya.
3.
SDM
=> Potensi yang merupakan aset/harta yang berfungsi sebagai modal
non-material/non-finansial didalam organisasi yang dapat diwujudkan menjadi
potensi nyata/kongkrit secara fisik (Nawawi ; 2000)
Kualitas SDM seharusnya juga diukur dari aspek ; kecerdasan otaknya
(Intelegent Questiont/ IQ) ; kecerdasan/ peka hatinya (Emotional Questiont/ EQ)
; kecerdasan ruhnya (Spiritual Questiont/ SQ).
4.
Intoduksi
Dalam persfektif Manajemen SDM, karyawan, pegawai, yang bekerja
dalam suatu organisasi merupakan salah satu sumber keunggulan kompetitif dan
elemen kunci yang penting untuk meraih kesuksesan dalam bersaing dan mencapai
tujuan.
Oleh karena itu, pengolahan SDM bagi organisasi/ perusahaan yang
ingin jadi pemenang dalam persaingan pasar yang semakin ketat, merupakan bagian
penting dari praktek-praktek manajemen strategic organisasi.
Tantangan yang dihadapi setiap berorganisasi di masa mendatang,
terfokus pada pelayanan kebutuhan pelanggan (customer) yang berorientasi pada
pelayanan kebutuhan pelanggan (costumer satisfaction) tetapi lebih berorientasi
pada nilai (custumer value).
Berdasarkan paradigm tersebut, maka jika sebuah organisasi/
perusahaan ingin unggul dalam persaingan pasar, organisasi/ perusahaan harus
mampu memberikan tanggapan lebih cepat, terhadap perubahan kebutuhan atau
tuntutan customer, disbanding dengan pesaing.
Konsekuensinya,
organisasi/ perusahaan harus memliki SDM yang memiliki keahlian dan kemampuan
yang unik disbanding kemampuan SDM di organisasi/ perusahaan l
Sarana berfikir ilmiah
Perbedaan
utama manusia dengan hewan terletak pada kemampuan manusia untuk mengambil
jalan melingkar dalam mencapai tujuannya. Seluruh pikiran hewan dipenuhi oleh kebutuhan
yang menyebabkan mereka secara langsung mencari objek yang diinginkannya atau
membuang benda yang menghalanginya. Dengan demikian sering kita melihat seekor
monyet yang menjangkau secara sia-sia benda yang dia inginkan sedangkan manusia
yang paling primitif pun telah tahu mempergunakan bandringan, laso, atau
melempar dengan batu. Manusia sering disebut sebagai Homo Faber makhluk
yang membuat alat; dan kemampuan membuat alat itu dimungkinkan oleh
pengetahuan. Berkembangnya pengetahuan tersebut juga memerlukan alat-alat.
Untuk melakukan kegiatan ilmiah tersebut secara
baik diperlukan sarana berfikir. Tersedianya sarana tersebut memungkinkan
dilakukannya penelaahan ilmiah secara teratur dan cermat. Penguasaan sarana
berfikir ilmiah ini merupakan suatu hal yang bersifat imperatif bagi seorang ilmuwan. Tanpa menguasai hal ini
maka kegiatan ilmiah yang baik tak dapat dilakukan.
Sarana
berfikir ilmiah ini, dalam proses pendidikan kita, merupakan bidang studi
tersendiri. Artinya, kita mempelajari sarana berfikir ilmiah ini seperti
mempelajari berbagai cabang ilmu. Dalam hal ini kita harus memperhatikan dua
hal. Pertama, sarana berfikir ilmiah bukan merupakan ilmu dalam pengertian
bahwa sarana ilmiah ini merupakan kumpulan pengetahuan yang diadapatkan berdasarkan
metode ilmiah. Kedua, tujuan mempelajari sarana ilmiah adalah memungkinkan kita
melakukan penelaahan ilmiah secara baik, sedangkan mempelajari lmu dimaksudkan
untuk mendapatkan pengetahuan yang memungkinkan kita untuk bisa memecahkan
permasalahan sehari-hari.
Untuk
dapat melakukan kegiatan berfikir ilmiah dengan baik maka diperlukan sarana
yang berupa bahasa, logika, matematika dan statistika. Bahasa merupakan alat
komunikasi verbal yang dipakai dalam seluruh proses berfikir ilmiah dimana
bahasa merupakan alat berpikir dan alat berkomunikasi untuk menyampaikan jalan
pikiran tersebut kepada orang lain. Ditinjau dari pola berfikirnya, maka ilmu
merupakan gabungan antara berfikir deduktif dan berfikir induktif. Matematika
mempunyai peranan yang penting dalam berfikir deduktif, sedangkan statistika
mempunyai peranan penting dalam berfikir induktif. Proses pengujian dalam
kegiatan ilmiah mengharuskan kita menguasai metode penelitian ilmiah yang pada
hakikatnya merupakan pengumpulan fakta untuk mendukung atau menolak hipotesis
yang diajukan. Kemampuan berfikir ini dengan baik pula. Salah satu langkah penguasaan
itu adalah mengetahui dengan benar peranan masing-masing sarana berfikir tersebut
dalam keseluruhan proses berfikir ilmiah tersebut.
Bahasa
Keunikan
manusia sebenarnya bukanlah terletak pada kemampuan berfikirnya melainkan
terletak pada kemampuannya berbahasa. Dalam hal ini Ernst Cassirer menyebut
manusia sebagai Animal symbolicum, makhluk yang menggunakan symbol, yang
secara generik mempunyai cakupan yang lebih luas daripada Homo sapiens yakni
makhluk yang berfikir, sebab dalam kegiatan berfikirnya manusia mempergunakan
symbol. Tanpa mempunyai kemampuan berbahasa ini maka kegiatan berfikir secara
sistematis dan teratur tidak mungkin dapat dilakukan.
Bahasa
dapat dicirikan sebagai serangkaian bunyi. Dalam hal ini kita mempergunakkan
bunyi sebagai alat berkomunikasi. Sebenarnya kita berkomunikasi dengan
mempergunakan alat-alat lain, umpamanya saja dengan dengan memakai berbagai
isyarat.
Dengan
adanya bahasa maka manusia hidup dalam dunia yakni dunia pengalaman yang nyata
dan dunia simbolik yang dinyatakan dengan bahasa. Berbeda dengan binatang maka
manusia mencoba mengatur pengalaman yang nyata ini dengan berorientasi kepada
manusia simbolik. Demikian juga hidup dalam dunia fisik yang kejam dan sukar
diramaikan maka manusia bangkit dan melawannya. Manusia lalu mengembangkan
pengetahuan untuk menguasainya; tanah diolahnya, belantara ditebangnya, air dan
iklim dikuasai dan dimanfaatkannya. Lewat pengetahuan ini maka manusia menjadi
penguasa dunia.
Statistika
Peluang
yang merupakan dasar dari teori statistika, merupakan konsep baru yang dikenal
dalam pemikiran Yunani kuno, Romawi dan bahkan Eropa dalam abad pertengahan.
Teori mengenai kombinasi bilangan sudah terdapat dalam aljabar yang
dikembangkan sarjana Muslim namun, bukan dalam lingkup teori peluang.
Ilmu
secara sederhana dapat didefinisikan sebagai pengetahuan yang telah teruji
kebenaranya. Semua pernyataan ilmiah adalah bersifat faktual, di mana
konsekuensinya dapat di uji baik dengan jalan mempergunakan pancaindera, maupun
dengan mempergunakkan alat-alat yang membantu pancaindera tersebut. Pengujian
secara empiris merupakan salah satu mata rantai dalam metode ilmiah yang
membedakan ilmu dari pengetahuan-pengetahuan lainnya. Kalau kita telaah lebih
dalam maka pengujian merupakan suatu proses pengumpulan fakta yang relevan
dangan hipotesis yang diajukan. Sekiranya hipotesis itu didukung oleh
fakta-fakta empiris maka pernyataan hipotesis tersebut diterima atau disahkan
kebenarannya. Sebaliknya, jika hipotesis tersebut bertentangan dengan kenyataan
maka hipotesis itu ditolak.
Penarikan
kesimpulan induktif pada hakikatnya berbeda dengan penarikan kesimpulan secara
deduktif. Dalam penalaran deduktif maka kesimpulan yang ditarik adalah benar
sekiranya premis-premis yang dipergunakannya adalah benar dan prosedur pearikan
kesimpulannya adalah sah. Sedangkan dalam penalaran induktif meski pun
premis-premisnya adalah benar dan prosedur penarikan kesimpulannya adalah sah
maka kesimpulan itu belum tentu benar. Wallahua’lam
Langganan:
Postingan (Atom)




